Budidaya Lobster Air laut

menerima-lobster

Budidaya Lobster Air laut

Hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih lokasi atau tempat yang mudah dan terjangkau guna memudahkan proses reproduksi, Pilihlah tempat yang jauh dari badai Hindari angin kencang serta gelombang tinggi dan cuaca ekstrim. tempat yang cocok adalah pesisir pantai atau teluk karena terbebas dari cuaca yang sangat extrim sehingga tidak mengganggu perkembangan lobster air laut dan lokasi budidaya tentunya.

Kemudian pantai lokasi budidaya, usahakan terbebas dari limbah pabrik, sampah serta limbah keluarga karena akan berakibat fatal bagi perkembangan lobster. pilihlah lokasi pantai yang bersih dan terbebas dari muara sungai, guna menjaga kadar keasaman air tetap terjaga.

Lalu dasar pantai yang hendak dijadikan lokasi budidaya lobster air laut memiliki dasar berpasir atau bisa juga berkarang, Kecepatan arus yang sangat baik untuk budidaya antara 25-50 cm/detik.  Kedalaman yang dibutuhkan antara 5-15 m dibawah permukaan laut. serta kecerahan air berkisar 3-5 meter. Kemudian lokasi budidaya harus memiliki suhu antara 28-39 DC (derajat celcius), Salinitas air mencapai 28-35 ppt, dan kadar air atau PH mencapai angka 7-8,5.

Pembuatan Kolam

Setelah lokasi  budidaya ditentukan, buatlah penangkaran atau kolam yang terapung dengan menggunakan jaring. Buat sesuai kebutuhan agar dapat menampung lobster laut antara 30-50 ekor/petak kolam. Setelah jaring terpasang dan rapat berilah Shelter ( Tempat Persembunyian), guna menghindari kanibalisme saat udang berganti kulit (molting) . Pembuatan Shelter bisa menggunakan bambu yang ditenggelemakan didasar jaring atau bisa juga menggunakan rumput laut untuk persembunyian.

Pemilihan Benih Dan Penebaran

Untuk mendapatkan benih yang berkualitas kita harus memilih benih yang ditangkap di alam. Ukuran benih biasanya yang didapat 0,5 -10 gram/ekor. Bila anda mendapatkan bibit yang berukuran 0,5 gram/ekor sebaiknya anda melakukan pendederan terlebih dahulu. Pendederan biasanya memakan waktu 3-5 bulan sampai bibit mendapatkan ukuran  4 gram/ekor. Kami sarankan agar memilih bibit yang sudah mempunyai berat antara 10-30 gram/ekor agar pembudidayaan dapat dipanen secara cepat dan tidak terlalu susah . Atau bisa juga anda membeli bibit dari nelayan yang memang menjual bibit lobster, jangan lupa untuk melihat kualitas bibit tersebut.

Setelah bibit diperoleh, harus dikarantina terlebih dahulu untuk menjaga agar lobster laut tidak mengalami kematian, akibat stress saat diperjalanan. Selanjutnya proses penebaran dilakukan pada saat cuaca tidak tidak terlalu panas, dianjurkan saat pagi sore ataupun malam hari. Seperti cara budidaya lainnya, budidaya lobster laut juga perlu untuk di lakukan aklimitasi terlebih dahulu dengan mengapungkan lobster diatas permukaan laut guna menyesuaikan suhu yang berada di dalam air kolam. proses aklimitasi membutuhkan waktu antara 25-30 menit.
Pemberian Pakan

Pemberian pakan pada lobster laut terbilang sangat mudah, hanya membutuhkan ikan rucah segar, bekicot, tiram dan lain-lain. Sebelum memberikan pakan, terlebih dulu ikan segar atau bekicot dipotong kecil-kecil lalu diberikan pada lobster.  Pemberian makan pada lobster dilakukan dua kali sehari  saat pagi dan sore hari. Untuk ukuran pakan pada lobster gunakan 20% per ekor dari berat lobster tersebut. Anda harus memperhatikan kebersihan kolam agar kadar air yang terkandung tetap dalam kondisi normal, kemudian bersihkan kolam jika terdapat sisa makanan pada kolam agar tidak membusuk karena dapat meracuni lobster.

Panen

Panen dilakukan saat lobster laut memiliki ukuran yang besar dan sudah bisa diterima dipasaran yaitu dengan berat 120 – 200 gram/ekor. Untuk masalah waktu tergantung saat penebaran benih, bila anda melakukan penebaran bibit saat masih berukuran 5-10 gram/ekor maka untuk mendapatkan berat 120 gram/ekor atau saat masa panen tiba anda membutuhkan waktu sekitar 10 bulan. Namun jika anda melakukan penebaran saat bibit berukuran 15-30 gram/ekor anda hanya membutuhkan waktu 6-8 bulan saat masa panen tiba. Semakin besar bibit yang ditebar maka semakin cepat masa panen lobster.

Lobster dipasarkan dalam kondisi hidup, karena itu usahakan saat proses pemanenan dilakukan dengan cara hati-hati agar lobster tidak mengalami luka atau cacat, karena dapat menurunkan kualitas harga.

Lobster : Lobster, bagus untuk Anak